Published On:Monday, November 10, 2014
Posted by BuletinUsaha.com

6 Tips Dasar WordPress Untuk Pemula


Semenjak NgulikWeb pertama kali online kami sudah membahas tentang tips, trik, tutorial dan theme maupun plugin berguna untuk blog WordPress. Namun ternyata baru teringat bahwa tidak kalah pentingnya untuk juga berbagi mengenai tips dasar tentang WordPress bagi pemula. Hal – hal dasar terkadang penting namun seringkali ada beberapa detil yang terlupakan. Nah kali ini, kami akan berbagai seputar tips dasar yang dirasa perlu dilakukan untuk pemula dalam memakai WordPress sebagai sebuah CMS blog di hosting yang anda beli sendiri (bukan WordPress.com).
Kenapa ini perlu? Tidak seperti Blogger maupun WordPress.com, menginstall, mengelola dan mengatur blog WordPress sendiri terkadang sedikit membingungkan bagi pemula. Bahkan faktanya, WordPress bukanlah sebuah platform blogging yang mudah dipakai untuk pemula. Hal ini wajart karena WordPress memiliki segudang kelebihan berupa fitur yang sangat kompleks untuk berbagai tujuan dan tipe web. Mulai dari web portal, web galeri foto, web download wallpaper, sampai web untuk mencari dan mengunduh MP3.
Di halaman ini kami menoba mengumpulkan beberapa tips berguna untuk pemula yang ingin menggunakan WordPress. Singkatnya, jika anda bertanya “Saya ingin membuat blog dengan WordPress, apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

1. Membeli Sebuah Domain Untuk Blog Anda

Domain bisa dikatakan sebuah alamat untuk blog anda. Untuk itu pilihlah alamat yang mudah diingat orang sehingga pembaca dapat dengan mudah mengingat nama blog anda kapanpun mereka ingin mengaksesnya. Domain juga bisa berarti sebuah identitas untuk blog pribadi anda maupun sebagai brand / merek untuk perusahaan anda. Pilihlah dengan bijak.

2. Sewa Server Hosting Yang Tangguh

Sudah banyak sekali perusahaan jasa layanan web hosting di mana anda bisa memilih dari paket yang paling murah sampai yang paling mahal dengan tawaran kapasitas penyimpanan (space) maupun bandwidth yang besar. Lalu bagaimana memilih web hosting yang tepat? Sedikit tips dari saya. Apabila anda baru mulai belajar blogging, maka belum perlu bagi anda untuk membeli hosting dengan kapasitas terlalu besar. Mulailah dari paket yang paling rendah baru lakukan upgrade kemudian seiring dengan semakin besarnya penggunaan space blog anda.
Juga, jika anda membandingkan layanan hosting A vs B vs C misalnya, ada baiknya anda memperhatikan status blog anda. Misal jika anda berniat membangun blog untuk dimonetisasi kemudian, jangan tergesa-gesa memilih hosting yang terlalu mahal. Sesuaikan dengan seberapa kemampuan monetisasi blog anda.
Misal, anda membangun blog dari awal yang tentunya masih minim pengunjung sehingga otomatis minim juga penghasilan yang dapat diperoleh melalui blog tersebut. Ada baiknya anda memilih hosting yang murah asalkan uptime dan performa server terjaga. Seiring dengan semakin naiknya jumlah pengunjung dan penghasilan blog anda, silahkan pindah ke server hosting yang lebih tangguh dengan fitur yang segudang. Begitu blog anda semakin berkembang, jangan takut untuk pindah ke VPS.

3. Jangan Ragu Untuk Tampil Beda

Yang kami maksud di sini adalah tampilan blog anda alias theme yang anda gunakan. WordPress saat pertama diinstall akan menggunakan theme default yang sebenarnya juga bagus. Tapi tidak ada salahnya anda merubah tampilan blog anda menggunakan theme yang sedikit berbeda. Ada banyak sekali theme bagus dan gratis yang bisa anda cari melalui Google. Namun demikian, seiring dengan semakin berkembangnya blog anda, jangan ragu untuk mengeluarkan beberapa lembar rupiah untuk membeli theme Premium agar memberikan kesan profesional di blog anda.

4. Jangan terlalu Berlebihan

Sebuah kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan pemula, oleh karena itu kami rasa penting untuk membagi tips-nya kepada anda. Kebanyakan insan blogger terlelau bersemangat memasang berbagai macam fitur di bagian widget blog mereka. Widget adalah sebuah fitur yang berguna untuk menampilkan berbagai macam konten di bagian sidebar maupun footer (bukan konten utama).
Terlalu banyak pemula terlalu semangat dan senang memenuhi widget blog mereka dengan hal yang sebenarnya remeh dan hanya bersifat pelengkap. Sebuah tips kecil yang sering dilupakan atau bahkan hampir tidak terfikirkan. Cobalah seleksi berdasarkan skala prioritas tentang apa dan kenapa sebuah fitur layak dipasang di widget. Jangan sampai pengunjung anda menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menunggu loading halaman blog anda atau bahkan resiko terburuknya, pengunjung yang tidak sabar akan segera menutup blog anda dan gagal berkunjung.

5. Berkawan Dengan Plugin

Keunggulan WordPress dibanding CMS lainnya adalah dukungan komunitas yang besar dan juga tersedianya ribuah bahkan ratusan ribu plugin yang bisa anda unduh dan install di blog anda untuk menambahkan fitur tertentu yang tidak tersedia secara default di WordPress.
Pilihlah penggunaan plugin dengan bijak sebelum menggunakannya. Lihatlah bahasan review pengguna lainnya dan kapan terakhir kali plugin tersebut diupdate oleh pihak developer. Menggunakan plugin yang kadaluwarsa bisa menyebabkan berbagai bug di blog anda.

6. Jangan Lupa Untuk Share di Social Media

Banyak sekali situs sosial media sekarang ini, tidak hanya Facebook dan Twitter. Berbagi tautan artikel blog anda di website sosial media mungkin tidak akan dengan instan mengalirkan jutaan pengunjung ke blog anda tapi hal tersebut merupakan salah satu faktor yang dilihat Google dalam membuat ranking SEO. Atau sering juga disebut sebagai social signal. Jangan terlalu agresif dan membabi buta namun lakukanlah sekali-kali dengan santun.

Penutup

Membagun blog memang butuh usaha ekstra lebih dari sekedar menulis artikel namun juga tehnik yang sedikit menguras tenaga. Hal tersebut penting untuk menjauhkan kesan blog anda sebagai blog abal – abal alias dummy blog. Selamat berjuang dan berusaha, akhir kata, happy blogging!

sumber : http://www.ngulikweb.com

0 komentar for "6 Tips Dasar WordPress Untuk Pemula"

Post a Comment

Adv

Adv

RumahEntrepreneur.org

Powered by Blogger.